Fary Francis Lantik DPD Pemuda Tani Banten Dan Resmikan Pusat Pelatihan Petani Muda Di Serang

Senin (28/11/2016), Ketua DPP Pemuda Tani Indonesia, Bpk. Fary Francis dengan resmi melantik DPD Pemuda Tani Provinsi Banten. Momen bermartabat ini ditandai dgn panen raya cabe dan pemotongan tumpeng tanda syukuran atas peresmian Pusat Pelatihan Kader Pemuda Tani di Serang Banten.

Menjadi pemuda petani saat ini sudah tidak banyak diminati. Profesi petani banyak diasumsikan sebagai profesi kuno, hanya cocok di kampung-kampung dan tidak up to date dengan tuntutan zaman sekarang. Cobalah bertanya, berapa banyak dari satu angkatan perguruan tinggi yang diwisuda berniat menjadi petani dan tinggal di kampung? Mungkin hanya sedikit dan itupun boleh jadi karena terpaksa. Menjadi petani sudah tidak diminati kecuali jika sudah mencoba profesi lain dan gagal terus, terpaksa menjadi petani.

Pemuda petani adalah seruan bagi kaum muda untuk kembali mencintai profesi petani. Petani itu profesi mulia dan karena itu mesti dimuliakan. Cukup banyak orang muda yang sudah kembali ke jalur ini dan berhasil menjadi petani yang sukses.Kuncinya adalah mencintai profesi, buang rasa malu dan mulailah dengan apa yang bisa dilakukan.

Bertepatan dengan peringatan puncak HUT Nasional yang ke-4, DPP Pemuda Tani Indonesia berharap pusat pelatihan kader pemuda tani di Serang yang telah diresmikan bersamaan dengan pelantikan DPD Pemuda Tani Indonesia Prov. Banten dapat menjadi ‘seminari’ tempat persemaian bibit-bibit petani yang handal, yang siap membangun bangsa sebagai petani. Proficiat untuk perhatian dan komitmen DPP Pemuda Tani yang terus mengkampanyekan gerakan pemuda petani dengan berbagai inovasi dan kreativitas yang membumi.

Pada kesempatan terebut Fary Francis selakum Ketua Umum DPP Pemuda Tani Indonesia menegaskan peran pentingnya Pemuda tani dalam menjaga kedaulatan pangan nasional. Paling tidak Pemuda Tani harus memiliki satu produk unggulan setiap tahunnya. Lalu, mampu membangun kemitraan dengan multi stakeholder. ”Dan terakhir, Pemuda Tani harus memiliki pusat-pusat pelatihan tani sehingga terus belajar dan berinovasi,” tambahnya.

Dengan berdaulat pangan, lanjut Farry, pihaknya akan berkontribusi pada terwujudnya kedaulatan pangan bangsa. Saat ini Indonesia belum sepenuhnya berdaulat di bidang pangan. Misalnya, kedelai masih bergantung pada negara lain karena produksi nasional belum dapat mencukupi kebutuhan masyarakat.

Sumber; https://tangerangonline.id/2016/11/30/pelantikan-dpd-banten-di-waringinkurung-pemuda-tani-indonesia-komitmen-wujudkan-kedaulatan-pangan/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *